#30haribercerita: The hidden Gems and where to find it

Day4: Saya tak hendak berbicara tentang intan berlian, raja brana, mutu manikam, bukan itu, tetapi saya berbicara tentang sesuatu yang kita perlukan sehari hari. Mari kita telaah dari mana kita mendapatkannya.

Tentunya lebih mudah kalau kita datang ke toko modern terdekat dan belanja sepuas hati… makanan kaleng, kripik, pasta, jelly, sambal dll its very convienent right? Lagian kalau beli merek yang terkenal pastinya kualitas pasti setinggi bintang. Wait… hold that thoughts for a minute… perusahaan besar untuk terkenal membutuhkan biaya yang sangat besar, bahkan mereka akan berusaha untuk bisa di perceive produknya memiliki kualitas yang tinggi…

Mari kita bicara tentang sambal contohnya, barang murah, mudah didapat bahkan terkadang lebih murah daripada beli cabe segar… wow… really..? how come…?

Yang anda tahu sambal botol yang di jual di toko, pastinya terbuat dari 100% cabe… setidaknya itu yang ada di TV, tak pernah di tunjukkan tambahan lain misalnya ubi, atau tambahan bahan kimia yang membuat rasanya bisa enak dan murah dan bisa tahan lama. Terkadang mereka juga dapat tekanan untuk bisa lebih untung lagi… Tentunya ada cara yang tidak melanggar hukum tetapi mungkin bukan sesuatu yang kita inginkan untuk di makan.

So what is the alternative…? Kemarin di twitter saya memiliki teman yang membuat sambal, dengan cara yang tradisional, dan sepertinya sangat mengerti dan menghayati cara membuat sambal yang enak… tanpa tambahan kimia apapun, not even MSG.

Sambal itu di buat dengan penuh cinta, penuh respek, ingin memberikan yang terbaik untuk kita… Dengan harga yang diminta, saya pikir itu bukan suatu yang mahal, kalau melihat usaha dan juga bahan bahan yang dipakai.

That’s what I called a real gem, she cannot afford to cheat you, she can not afford to make you unhappy, its do or die for her its her life depend on it… and the product is thousand times better than sambal that you buy from a big companies… her twitter handle is @AldilaSandra

thats is just one example, a lot other things… Bacang @Penol86 … Leather goods @kudelleather … pisau @ifnubia … and a lot other that I can not mention, they doing it the best they could for us, try to find the hidden gems for your needs… don’t just buy ready made from big name company… its boring…

Jakarta… di kursi yang biasa sebelum makan siang

 

Advertisements

#30haribercerita: What project are you currently On…?

Day3,

  • Watching youtube for leisure is not a project, making youtube content is…
  • Playing game for leisure is not a project, trying to be a pro in e-sport is…
  • Watching TV is not a project, being consumer is not a project, not being able to upgrade personal capacity and capabilities is not a project.

So what project are you currently on…? what things you do to upgrade yourself…? what things you do to make your life better…? Everything else is diversion… We do need diversion sometimes its kind a vacation from working hard, but too much of it will make our life stuck.

Its easy and enjoyable watching youtube, playing medsos, being a consumer, but… don’t be someone who woke up someday, and wondering why time flies fast but our life is not moving on… stuck…

Jakarta, feeling empty at heart… and stomach

#30haribercerita : Sepatu baru

Day2, Saya memensiunkan sebuah sepatu, merek Florsheim, sepatu yang saya pakai sejak 3-4 th lalu… sepatu import amerika yang enak dipakai kualitasnya bagus…

Terpikirkan, memang di Indo gak ada yang bisa bikin dengan kualitas seperti ini. dan sayapun mencarinya akhirnya sayapun menjatuhkan pilihan pada sepatu yang di buat secara handmade dari junkard company 4 juta harganya, sama dengan kalau saya membeli merek yang sama.

Apa yang saya dapat dari 4 juta tersebut..? ternyata jauh lebih banyak kalau saya membeli merek yang sama, saya bisa memilih jenis kulit, saya bisa memilih warna, saya bisa pesan jenis jahitan (good year hand welt) dan saya pun bisa meminta design tersendiri yang saya comot dari internet. Yang kalau saya melakukannya di luar negri mungkin masuk ke kategori “bespoken shoes” yang tentu saja harganya mungkin jauh diatas 4 juta…

Apakah saya puas..? dari segi kualitas dan pengerjaan saya kasih 1000 point, hanya saja masalah comfort, masih sedikit dibawah merek yang lama… entah kenapa kita masih belum bisa sampai kesana…

But its okay… kita perlu memberikan kesempatan untuk mereka, bagaimana kita bisa maju kalau kita sendiri tak menggunakan produk mereka… Lihat China, lihat Jepang dan Korea, mereka sungguh percaya dengan produk hasil mereka sendiri..kurang kurang dikit, cingcailah…

Jakarta, mau ngopsor gak ada teman

#30haribercerita : Kebanyakan Medsos

Saya merasa sudah mulai addicted to medsos… betapa tidak:

  • Twitter adalah pertama kali yang saya check ketika bangun tidur, menggantikan email kantor
  • Lebih banyak menulis status dan membalas pesan daripada menulis blog atau membuat tulisan yang membutuhkan pemikiran mendalam
  • Lebih banyak menghabis kan waktu di twitter daripada melakukan sebuah project baru yang membutuhkan involvement lebih…
  • dll dll

Seperti juga addiction yang lain baik itu rokok, narkoba, alkohol dll… maka yang pertama perlu dilakukan adalah step back dan menjauhkan diri dari hal tersebut. itulah yang sedang saya lakukan saat ini. saya coba membatasi penggunaan twitter.. apakah berhasil.. I dont know… we will see dan saya akan mengupdate tentang hal tersebut.

Sebenarnya pertanyaan yang lebih menarik adalah kenapa twitter begitu addicted..? Kalau saya lighat, sebenarnya tergantung dari bagaimana kita menggunakannya… untuk kasus saya adalah hubungan dengan akun twitter yang lain yang membuat saya sangat betah.

Banyak sekali individu individu yang menarik yang menjadi teman bicara, mereka yang tak akan menjadi teman dalam kehidupan yang biasa. mereka yang mau cerita tentang perjalanan hidupnya, mereka yang bercerita tentang perasaan terdalamnya, mereka yang mau bercerita tentang semua derita dan asa…

Juga dalam berhubungan dengan mereka, disana saya terlepas dari atribut yang melekat, tak perlu menjaga image, bahkan kadang tak perlu berbuat sesuai norma… selama tidak merugikan orang lain saya pikir itu sah saja.

Tetapi ketika sesuatu terlalu banyak dari yang seharusnya, maka kita perlu menguranginya… membalancenya… supaya kita bisa menikmatinya dalam waktu yang lama… saya ingin sempat membaca, saya ingin sempat menulis, saya ingin memiliki waktu untuk bisnis kecil kecilan saya… juga saya ingin punya waktu untuk sendiri…

Jakarta ditengah kebosanan yang melanda

Zulfikar Mahdanie seorang plaqiat..?

Pada dasarnya banyak sekali orang yang mencontek dan mengaku karya atau tulisan orang sebagai tulisan sendiri… Tetapi ketika itu dilakukan oleh orang yang mencoba menjadi wakil rakyat dan meskipun sudah di beri tahu (oleh penulis orisinalnya) bahwa itu ada lah tulisan orang lain tapi tidak memperdulikannya, maka itu tentunya menjadi concern bagi kita semua…

Apakah kita mau kualitas dari seorang wakil kita sebatas itu… hal hal yang harusnya secara moral dan etika tidak dilakukan tapi tetap diterjang meskipun ada kesempatan untuk membetulkannya

Dan berikut ini adalah beberapa screen capture bagaimana hal itu di lakukan oleh Zulfikar Mahdanie… calon wakil rakyat yang terhormat….

Pertama Zulfikar mempostkan tulisan ini di Facbooknya… dan mengklaim bahwa itu adalah tulisannya seperti ini…

 

Kemudian sarah Pandjaitan yang merupakan penulis orisinal mengetahui bahwa tuisannya di Jiplak segera menghubungi beliau dan kemudian terjadilah convo seperti ini:

 

PHOTO-2018-10-07-07-57-50 (12)

 

Setelah berkali kali mention Akhirnya di jawab juga

 

PHOTO-2018-10-07-07-57-50 (9)

Beliau pun sepertinya mengatakan is part of the free speech… masalahnya dimana..??  dan dengan gagah mengatakan bahwa siapa saja boleh mencopy paste dari wallnya tanpa menyebutkan dia sebagai sumber… :))

 

PHOTO-2018-10-07-07-57-50 (8)

 

Tak menjawab pertanyaan, Sarahpun menanyakan lagi dia mengkopi dari mana artikel tersebut, beliaupun mengaku bahwa itu diambil dari threadnya Sarah

PHOTO-2018-10-07-07-57-50 (6)

 

Galakan yang nyontek daripada yang di contek… persis orang ngutang gak mau bayar.. :))

 
PHOTO-2018-10-07-07-57-50 (5)

 

Beliaupun memeberikan ilustrasi tulisan lain yang entah diambil dari mana… dan tentu saja membuat penulis pertamanya menjadi marah…

 
PHOTO-2018-10-07-07-57-50 (4)

 

Pun ketika Sarah menunjukkan masalahnya ada dimana… Zulfikar bahkan tidak mau mengakui bahwa dia nyontek orang lain… padahal tinggal ganti nama dia menjadi nama Sarah Pandjaitan, selesai perkara…

 

PHOTO-2018-10-07-07-57-50 (3)

 

Bahkan masih ngotot gak salah dan menyamakan penulis awalnya dengan Sarumpaet… malah membuat Sarah semakin Jengkel…

 
PHOTO-2018-10-07-07-57-50 (2)

 

Dan malah menantang Sarah untuk membuktikan ke ontentikan dari tulisannya… mungkin dipikirnya Sarah mencontek dari orang lain sehingga beliau juga dengan bebas mencontek karya orang lain… :))

 

PHOTO-2018-10-07-07-57-50 (1)

 

Dan Setelah ini Komunikasi terputus… Sepertinya Saudari sarah di blok dan tidak lagi bisa komunikasi… Tentunya Patut disayangkan ada kejadian ini… Saya pribadi merasa jengah ada wakil rakyat yang dengan enaknya mencomot tulisan orang dan mengakunya sebagai tulisan sendiri… untuk apa..? agar kelihatan seperti orang pandai..? sebaliknya hal tersebut menujukkan anda sebagai orang pandir

Jakarta di hari Jumat yang macet…

 

Abigail Namaku…

Abigail Namaku
Dalam sebuah kotak kardus bekas, aku terlahirkan di dunia
Mungkin cukup hangat, aku tak ingat…
Teronggok di depan pintu besar bernama panti asuhan
Oleh wanita berjubah putih akupun diangkat
Sejak saat itu, Abigail Namaku…

Abigail Namaku
Banyak pertanyaan yang harusnya mudah, tapi kujawab susah payah
Misalnya nama orang tua dalam formulir sekolah
Aku hanya mengenal dua nama…
Kutulis saja: Ayahku Tuhan Yesus dan ibuku Bunda Maria
itu saja…

Abigail namaku
panti asuhan ini rumah pertamaku
disini aku suka sekali minum susu
sesekali ku curi satu bungkus
Karena hanya itu yang membuat nyenyak tidurku

Abigail Namaku
ayahku datang ketika aku smp kelas satu
sehingga mengendap dan mengambil diam diam sudah tak perlu
bukaan, dia bukan ayah biologisku
kedua orang tuaku… sampai kini akupun tak tahu…

Abigail Namaku
kehangatan keluarga mulai kurasakan
kakak datang tak lama kemudian
cantik, baik hati dan sabarnya luar biasa
merekalah rumahku yang kedua

Abigail namaku
Katanya tuntutlah ilmu sampai ke negeri China
Aku sekarang disana…
Bersama cinta yang datang tiba tiba..
membuat hati berbunga bunga, memberi semangat meraih asa
akupun merasa ini adalah rumahku yang ketiga

Abigail namaku
Setahun sudah hampir berakhir waktu
Disini aku berusaha selalu nomor satu
Seperti Phoenix terbang melesat ke langit biru…
Tapi… seperti dia datang, cintapun tiba tiba, seketika, berlalu
menorehkan luka panjang, dalam, menghujam jantungku…

Abigail Namaku
Seperti terpatahkan semua sayapku, kanan, pun kiri
Tak ingin lagi ku terbang tinggi
Seperti ingin kuakhiri ceritaku sampai disini
Seperti ingin segera kupergi
Kembali ke Arasy

Abigail namaku
bagai malaikat, kakakku mendekat
mendekap lekat
membasuh luka dengan air mata
membuatku merasa kembali ada
kembali menuntut asa…

Abigail Namaku
Selesai cerita cinta,
Akan kubuktikan bahwa aku bisa
Karena seperti namaku….
Abigail Adalah Wanita yang pintar dan kuat
Abigail, The joy of a father

Abigail namaku
Kuingin Tuhan bangga
Anak “terbuang”Nya akan berguna untuk sesama
Abigail, adalah doa terbaik untukku…
Abigail namaku…

Jakarta setelah di palakin lebih dari satu juta… :)

Jokowi… I am fu*king hate you now, but I still love you

Pertama tama saya sungguh melonjak lonjak kegirangan ketika mendapatkan rumor tentang pak Machfud MD akan dipilih menjadi wapres… bayangkan kalau presiden dan wakilnya bersih, anti korupsi, dan juga memiliki kerja yang nyata… saya pikir tidak salah kalau saya memimpikan Indonesia yang maju dengan cepat tanpa di ganggu bangsat bangsat koruptor yang selama ini menghambat kenajuan bangsa ini.

Tetapi kegirangan itu jadi sirna ketika Jokowi memilih Amin maruf menjadi wakil presidennya… tak ada yang salah dari beliau, pun ketika jokowi mau milih orang lain… tetapi apa yang bisa dilakukan Amin Maruf sebagai wakil presiden..?

  • Pengetahuan politik??
  • Hubungan luar negri???
  • Mendobrak staus quo..?????
  • Kepada Minoritas… saya kog tidak melihat beliau memiliki padangan positif ke mereka…

Setahu saya, beliau lebih mengurusi keagamaan… prestasinya.. sudah banyak yang di kasih stempel halal… bahkan kulkas pun di stempelin…

Tapi saya mengerti beliau dipilih bukan karena kinerja…. lebih karena kebutuhan politik yang pihak sebelah suka bilang kofar kafir… padahal jagoannya sendiri lebih kacau… mereka memang kelompok munafik…

Tapi saya mengerti… beberapa kali pilkada, jualan agama di Indonesia memang cara yang cepat untuk bisa mendapatkan hati pemilih… contohnya Jakarta dan Sumut

Tapi saya mengerti bahwa Symbol lebih penting daripada kenyataan…

Yang saya tidak mengerti adalah hal diatas akan juga di dapatkan kalau Pak Machfud yang dipilih… Mungkin ada deal tertentu yang anda harus anda terima… and I hate you for that…

Tetapi melihat segala dinamika politik yang sekarang… Saya akan masih memilih anda… saya lebih rela Indonesia di pimpin Jokowi daripada orang orang yang mengandalkan uang untuk naik panggung politik… I love you for what you did in the past 5 years… I will still vote you regardless whos the vice president going to be…

But let me say this one more time… I am fucking hate you now, but I still love and support you… hope the time will heal my dissapointment…

Jakarta, baru bangun dari tidur di depan pintu…

 

 

Have a friend..!

Very interesting topic today with my new boss… dia terkenal sangat Pushy dan get things done… beat things up :) tapi tadi pas one on one pertanyaan pertama yang dia tanyakan adalah : dari semua orang di kantor ini, siapa yang kamu anggap sebagai teman dekat…

I frowned a bit and asked… why you ask that..??? I can mention any name and all of them are my friends… but I am more interested in why do you ask me that..?

He said… in the end of the day… the friend are the one that keep us going trough… so I want everyone has at least one very close friend…

So who is your friend here then… I asked, He said I don’t know, I just new in here… you want to be one… I dont mind… quickly answer it… :)

Lets talk one on one over coffee then… :)

Jakarta, my first morning coffee with the new boss….

Ini Gubernur Jakarta… Niat Nggak Sih..?

Setelah terpilih menjadi gubermur, Pak Anies dan Sandi sepertinya agak ogah ogahan untuk mengatur Jakarta ini… saya bilang “sepertinya” karena saya yakin tidak demikian, hanya saja dari apa yang telah mereka perbuat, banyak hal yang membuat saya agak… kira kira mau bilang.. “really…? really Pak? is that the best you can do for Jakarta..?”  Contohnya:

Memecat bawahannya dengan menggunakan WA… 

Apa yang hendak di tunjukkan olah gubernur kita ini dengan memecat bawahan (beberapa walikota) melalui aplikasi Whats app..??? Kalau saya menjadi bawahan yang di pecat, saya pasti akan perkarakan tindakan semena mena itu… apapun alasannya…

Ketika ditanya kenapa memecatnya pakai WA…? Sandiaga Uno berkata pendek ” Zaman Now ya“. Pak Sandi, sebagai orang bisnis anda harusnya mengerti sangat hal tersebut sangat tak patut. Anda ini panutan HIPMI juga… contoh itukah yang ingin anda berikan kepada pelaku bisnis di Indonesia…??

Hampir tak peduli terhadap ASIANGAMES

Ya saya tahu pasti anda peduli sekali dengan Asian games, sampai membongkar trotoar di jalan utama dan merencanakannya selesai pada bulan Desember…

Anda peduli sekali terhadap AsianGames sampai dengan Jurus potong kompas anda yang sangat terkenal itu.. tutupin kali item dengan jaring dari pada melihat akar masalah dan membereskannya

Mengibarkan bendera dengan menggunakan tiang bambu yang anda bilang itu adalah inisiatif warga… bahkan anda memberikan penghargaan kepada warga tersebut yang ternyata adalah simpatisan anda… gak ada yang salah juga… Tapi mana inisiatif anda..???

Cobalah lihat Palembang yang bersolek dan terlihat ceria menyambut kedatangan Asiangames di kota mereka.

Sebagai pemimpin sepertinya kalian tak pernah salah

Iya belum pernah saya lihat anda bertanggung jawab terhadap sesuatu yang tidak berjalan dengan baik… semua salah orang lain…

Memang mudah melemparkan tanggung jawab… tapi sebagai pemimpin bukannya andalah yang harusnya accountable…? sebagai pemimmpin bukannya andalah yang harus membereskannya..?

Anda ini bekas mentri Pendidikan, anda ini salah satu pencetus Indonesia mengajar, seorang dosen…. dan memiliki wakil seorang yang kaya dan businessman… Kalau kelakuan bisanya cuma menyalahkan orang lain, nenek saya mungkin lebih jago untuk jadi gubernur….

KZLBGT

Jakarta, ditengah meeting gak ada kopinya