Antara saya, aku dan gue

Semuanya memiliki arti yang sama, tetapi mereka memliki “rasa” yang berbeda

Ada sebuah pengalaman dan pelajaran yang sangat berharga dalam menggunakan kata ganti ini. Sebelumnya saya tidak menyadari mengapa seorang dosen senior begitu “mencuekkan” saya. Setiap kali berdiskusi, saya merasa ada sense bahwa dosen ini menunjukkan rasa tidak suka. Tidak terlalu kentara tapi cukup bisa di rasakan saya dan teman teman yang lain

Beberapa lama kemudian saya menyampaikan hal tersebut keada seorang dosen lain yang cukup dekat dan bisa diajak bicara, ternyata beliau mengatakan bahwa Dosen senior tersebut  tidak suka kata ganti “Aku”, karena bagi beliau itu seperti menyombongkan diri. Dan dosen tersebut juga berpesan, jangan pernah menggunakan kata ganti “gue” karena ini sudah kurang ajar.

Dari hal ini saya akhirnya tidak pernah lagi menggunakan kata “aku” dan “gue” kecuali dalam suasana sangat informal…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s