Lebih Cerewet di twitter

Dalam 3 bulan ini saya puasa untuk nge-blog, dan lebih cerewet di twitter… secara garis besar anda bisa melihat betapa kecerewetan saya ber twitter menyebabkan klout score saya naik secara significant hanya dalam 3 bulan saja seperti berikut dibawah ini

Image

 

Ternyata twitter bisa sangat addictive, begitu banyak orang disana yang bisa kita ajak untuk berkomunikasi.. bayangkan pada puncak kecerewetan saya, saya bisa ngetwitt sekitar 60 twitt sehari… saya sendiri tak tahu bahwa saya secerewet itu :)

Apa yang saya dapet dari lebih cerewet pada twitter adalah, banyaknya teman baru… saya sendiri kurang membedakan antara teman dan kenalan, kalau kita sering berkomunikasi ya saya anggap teman,,, kalau sering DM-an ya saya anggap teman dekat… kalau serring banget DM-an ya Temaan Dekaat bangeet,,, ya begitulah :)

Masalah, tentu ada, sekali saya di cabik cabik secara verbal karena ada seseorang yang tidak suka cara becanda saya… ya wajarlah, namanya juga banyak orang ada yang bisa terima ada yang nggak… nggak apa apa, bila itu terjadi tinggal unfollow atau block selesai masalah. 

Twittwar, nah ini asyik, adu otak adu otot (jari), adu “pokoke”, adu plintir /spin, adu referensi, adu misuh, apalagi musim politik,  jarang ada yang menang dan kalah disini, dan kita bisa mengikutinya gratis. Semacam kalau tetangga kita berantem, kita gak melerai, mungkin malah manas-manasin supaya makin ramai. Agak memalukan memang tapi itulah twitter. 

Ada twittwar ada juga twittlove not going to say much about it… :)

Kultwitt fenomena yang hanya ada di Indonesia, series twitt, seperti nulis blog, panjang lebar tapi dipotong potong 140 kharakter… beberapa kali melakukannya, kelihatannya menyenangkan juga.

Bully sangat sering terjadi, pernah terlibat bulli dengan beberapa bigot… bayangkan dalam beberapa jam saja, anda mendapatkan mention sekitar 100an dan isinya cuman misuh misuh dengan kata yang tak layak… cara utk menghilangkannya, di block aja satu satu… tapi kalau yang ngebulli satu negara gimana seperti seorang politisi australia… dia gak kuat dan akhirnya menutup akunnya.

Twitter sangat berbeda dengan blog, tapi saya tak hendak cerita itu, saya cuma ingin memberi tahu saya sekarang agak cerewet di twitter, jadi kalau mau ngobrol lewat twitter bisa juga… sekian,,,

Advertisements

2 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s