Jakarta

Waiting for my girl

Where is she… my girl… I will just wait here… forever, if it need be….

Jakarta, before dinner

Advertisements

Patung: Banyak anak banyak rejeki…

Pada sebuah mall saya melihat patung perungu yang menurut saya sangat menarik yang menggambarkan seorang ibu bersama banyak anak kecil dan ibu otu sangat santai dan menikmati waktu bersama dengan anak anak tersebut… ini adalah foto yang pertama saya ambil:

Image

banyak anak banyak rejeki

Sebetulnya gambar diatas cukup ok, tetapi tampak dibelakang foto ada pengunjung  dan juga escalator yang cukup menganggu, saya bisa saja menunggu sampai sepi tapi hal tersebut tak pernah terjadi… di mall gitu loh.. akhirnya saya mencoba mengambil foto dari sudut pandang yang agak kebawah sehingga background tidak terlalu tampak terlihat.. hasilnya adalah sebagai berikut:

Image

Banayak anak banyak rejeki

Ternyata saya mendapatkan tidak saja kita bisa mengisolasi gambar dari backgroundnya, tetapi juga gambar dari bawah membuat si Ibu kelihatan memiliki power yang lebih… jadi kelihatan lebih confidence…

Kenapa Street Photography

Saya memulai street fotografi ini beberapa minggu yang lalu, saya bahkan tidak tahu kenapa hal itu saya lakukan…  “seems cool dan why not”, mungkin itu adalah hal yang terpikirkan saat saya ingin memulai hobi ini. mungkin perlu diketahui juga salah satu hobi yang saya punya adalah senapan angin.

Dari kedua hobi tersebut saya mungkin bisa menyimpulkan beberapa hal membuat saya tertarik untuk melakukan street photography ini.

  • Saya suka outdoor activity : kedua hobi ini tidak bisa dilakukan di dalam rumah… harus ke luar, kepanasan, keringatan… thats what I love doing, yang sayangnya kesibukan kantor membuat waktu jalan sangat sedikit… anda tak bisa membawa senapan angin tembak tembak sana sini 5 menit dan pulang… kecuali anda psikopat :)
  • Kalau ada dua tipe manusia di dunia ini yang satu adalah hunter dan yang lain adalah farmer, maka saya lebih ke tipe yang pertama. I love hunting, seperti anda lihat di blog ini juga saya berburu Bajing / tupai… tapi saya juga sangat memikirkan keseimbangan alam, jadi berburu tupai saya harus ke area yang populasi tupainya sangat tinggi dan tidak balance… dan itu tidak dekat, harus menginap pula… Dengan kamera, anda bisa melakukannya kapan saja… bahkan bila semakin sering kita mengambil gambar, semakin kita “preserve the moment” tanpa kita merusak habitat.
  • Dengan street photography, anda “dipaksa” untuk berhenti sejenak, melihat keindahan sekitar, appreciate little things… dan mengambil gambar itu untuk bisa anda atau orang lain kenang nantinya… Dalam gaya hidup sekarang yang sangat diperlukan kecepatan, bahkan 24jam seperti tak cukup… hal ini dapat membuat kira fresh dan mengurangi stress… dan kita tahu dalam stress kemungkinan kita membuat kesalahan besar adalah tinggi…
  • Dengan Street Photography, kita mengambil gambar yang menurut kita layak diabadikan, bukan karena orang lain mengatakannya… kita menjadi diri sendiri, photo kita adalah bagaimana kita melihat alam sekitar, yang meruapakan pancaran dari jiwa kita… it is a diary of the ways we see the world… a diary of the wonderful and beautiful slices of everyday life even if it is sad moment…
  • Most of all… I can conclude.. I enjoy it… and I think I will have this hobby for long time, hence it deserve  a new category in this blog…

Just to show you how I see something that I think it is beautiful but may be not for you… here is the picture…:

trees

When I see it, this is actually the first light after few days we have hard rain, cloudy sky…  gloomy days… it is one of the beautiful day in the morning… a fine day to walk and enjoy… but most of us will missed it because we are worried to be late at the office…

This picture also showing that this one particular tree, is not happy to be restricted by man made container… slowly it breaks free, something that it should celebrate if it were human… I took it to freeze the moment, before we cut down the tree because it dare to challenge us – human. or make much stronger container to held it back.. It is representation of us as human, wants to control everything even controlling mother nature…

Thats how I appreciate this picture, that is why I took the picture… nothing to do with you or any other person… that’s how I see it, that is my diary of that day…

Cheers for now

 

Faster than the speed of light…

This picture is about a motorist… it is still early in the morning, probably he was on the night shift and having quick nap before continue his journey home… Now, he may already arrived at his destination or beyond…  in his dream… that’s how we can travel faster than speed of light…

Faster than the speed of light

Faster than the speed of light

I did not have a chance to make a second shot, afraid that the person may wake up… but I  believe that I got the shot.. I may be can crop it, but I like it as it is… right from the camera… if you have inputs please write it down below

Jokowi VS Foke mana yang saya pilih..?

Sebagai salah satu pendukung Faisal basri, saya sekarang agak bingung mau milih yang mana antara Jokowi dan Foke… Tapi saya tidak mau golput… jadi saya harus memilih salah satu yang terbaik dari keduanya meskipun saya tidak melihat keduanya bagus… inilah yang sekarang berkecamuk di pemikiran saya saat ini..

1. Korupsi

Hal ini menjadi satu kriteria yang cukup penting ketika akan memilih pemimpin, Pemimpin yang korupsi akan membuat semuanya kacau… nah sekarang dari keduanya manakah yang tidak korupsi..? tak ada bukti, tapi kalaupun mereka berdua korupsi saya yakin bahwa Foke akan korupsi lebih besar dari Jokowi, simply karena kesempatannya memang lebih besar.

Pertanyaan saya adalah kenapa Jokowi mau jauh jauh ke Jakarta..? Saya jadi kuatir bahwa nantinya ketika beliau sudah menjadi gubernur Jakarta, mungkin kita akan memiliki pemimpin yang “lapar” yang mungkin akan lebih banyak korupsinya…

Tetapi namanya korupsi, dalam sejarah, tak ada orang yang sudah kenyang korupsi… pasti akan menjadi lebih besar dan lebih besar lagi… so siapa yang akan saya pilih dari keduanya dari segi korupsi ini… tough call… no dice..!

2. Leadership Style

Foke: Birokrat tulen, yang sudah puluhan tahun menjadi birokrat di pemerintahan, pro-pengusaha yang mau “bekerjasama” buktinya banyak mall mall di bangun. Jadi beliau ini sangat memperhatikan kepentingan para pengusaha besar dan kurang kepada masyarakat menengah-bawah dan juga kurang perhatioan entrepreneurnya.

Jokowi: Seorang pekerja keras pengusaha dan entreprenur… saya yakin perhatian akan banyak ke kalangan menegah bawah dan entrepreneur, hanya saja gaya pimpinan beliau adalah sosialis… kemungkinan besar pemukiman kumuh dan liar.. akan dilegalisasi. Dengan gaya memimpin seperti itu, saya kuatir Jakarta akan melambat perkembangan ekonominya

3. Kemampuan Mengatasi kemacetan:

kedua duanya tak bisa mengatasi kemacetan… salah satu cara mengatasi kemacetan adalah mengurangi kendaraan bermotor… Si Foke takut akan pengusaha mobil dan motor, Jokowi justru akan memperbanyak Bemo dan sepeda motor..

4. Siapa di belakang mereka..?

Foke: hampir semua partai politik… Jokowi: Gerindra dan PDIP : saya sangat trauma ketika PDIP memimpin… lihat berapa kadernya yang masuk penjara gara gara korupsi… Dari yang saya tahu, ini adalah test case dari prabowo sebelum da mencalonkan diri menjadi preseiden… Bayangkan nanti kalau prabowo / megawati mencalonkan diri jadi presiden, dan yang mendukung adalah Jokowi..

Macam macam kalau saya tuliskan akan banyak sekali… tetapi intinya.. saya sepertinya condong kepada Jokowi, mudah-mudahan beliau masih canggung kalau mau korupsi, lebih berpihak pada entrepreneur, dan pekerja… masyarakat Indonesia mudah mudahan tidak memilih PDIP / gerindra sebagai pemimpin di 2014.

Jakarta 16 Sept. 2012