Jokowi

1. Calon Presiden Indonesia terkuat di 2014

Seperti yang saya katakan sebelumnya saya akan memberikan prediksi… tak tanggung tanggung saya akan memprediksikan siapa yang akan menjadi presiden di 2014 nanti… Saya sebenarnya akan menunjuk satu nama tapi akhirnya saya harus mengajukan 2 nama untuk saya prediksikan menjadi presiden.. bukan apa apa, Nama yang ke dua adalah prediksi kalau nama pertama tidak masuk bursa presiden.

Presiden Indonesia tahun 2014 versi Gadeblazz adalah:

Jokowidodo

ImageYa… Jokowi yang sekarang menjabat jadi gubernur DKI Jakarta, Nama ini saya prediksikan menjadi presiden Indonesia kalau ada yang mengusungnya. Calon lain tidak akan menang melawan orang ini, gak peduli seberapapun pinternya calon lain.

Kita tidak perlu orang pintar kog… tapi kita perlu orang yang jujur dan berani, yang mungkin tidak kurang  dimiliki oleh presiden kita yang sekarang atau sebelumnya.

Kekurangannya hanya satu yaitu faktor “B” (Bengeud) kalau kita lihat foto disamping kelihatan sekali “Ndeso”nya… tapi ya gak apa apa.. memangnya kenapa kalau punya presiden bertampang Ndeso… tinggal poles dikit… :)

Saya yakin kalau beliau diusung akan banyak cemoohan dari lawan politiknya… jauh hari Ruhut sudah disuruh menggonggong  berbicara tentang Jokowi oleh partai Demokrat, tentu saja mereka tahu siapa yang akan emnjadi pesaing utama nantinya kalau sampai Jokowi ada yang mengusung.

Kinerja saya pikir cukup baik… meskipun belum mampu mengatasi banjir dan macet, coba anda pergi ke statiun dan naik KRL, atau bebrapa area yang kumuh di perbaiki dll, dengan kekayaan Jakarta yang besar ini, asal tidak dikorupsi, banyak hal yang bisa dilakukan… Sama dengan Indonesia secara umumnya.

Dayatarik Jokowi yang lain adalah Santun, cara dia untuk menggigit balik lawan adalah cara yang “ngalah”… sebuah konsep Jawa yang unik… misalnya ketika ada yang mengatakan bahwa  Jokowi orang “Bodoh”, maka orang akani akan menjawab ” Iya saya orang Bodoh” dengan tersenyum, jawaban yang bagi orang Jawa dimaknai sebagai ” I don’t care”.

Tapi Ya itu kalau Jokowi ada yang mengusungnya menjadi calon presiden… saya rasa ini adalah senjata rahasia bagi PDIP, yang entah akan di keluarkan atau tidak… Kalau PDIP nekat mengajukan emaknya  Megawati SP, maka habislah partai politik ini… Mega pernah menjadi presiden tapi sepertinya beliau sepertinya kurang pandai bisa berkomunikasi, begitupun Puan maharani…

Nah kalau Jokowi tidak ada yang mendukung, siapa yang akan menjadi Presiden di 2014…? saya mengajukan satu nama yaitu :

Anas Urbaningrum Gita Wiryawan

ImageSebenarnya saya menjagokan Anas, pun demikian dengan kebanyakan kader Demokrat… tapi tidak oleh ESBEYE, yang sekarang menjadi ketua Partai Demokrat sekaligus presiden Indonesia.

Harus diakui cara SBY menyingkirkan anas cukup pandai (siapa bilang SBY bodoh ?) dengan sedikit main kekuasaan, tanam jasa ke KPK, plintir si Nazarudin untuk memojokkan, tambahkan sedikit ancaman dan pengorbanan pion, maka Anaspun tamat karir politiknya at least sampai 2014.

Calon yang diusung tidak lain dan tidak bukan adalah Gita Wiryawan. Lulusan Harvard… pandai main saxophone dan Piano, pintar ekonomi dan perdagangan, muda dan relatif ganteng… (gantengnya dibawah saya sedikit).

Di pundak Gita SBY menitipkan nasib dia dan keluarga, juga kasus Century. Mungkin anda berkata, bahwa saya mimpi karena Gita W. bukan orang Demokrat jadi kemungkinan naik jadi presiden kecil…

Jangan meremehkan kemampuan SBY dalam pencitraan, Kalau anas yang memiliki grass root kuat bisa digeser, apa susahnya masukin Gita untuk jadi calon presiden Demokrat… keciil… gak bakal ada yang nglawan… tentu saja cara yang dipakai harus elegan,harus di bungkus demokrasi dan ada korban yang dikalahkan… kali ini korban yang mau dipakai sesajen adalah ketua DPR yang sekarang Marzuki Alie, yang lawan Anas saja kemarin keok… :). Dalam bahasa Jawa, Marzuki ini seperti “ayam unthulan”, yaitu ayam sparing partner, yang pasti kalah supaya yang dijagokan bisa pede untuk pertarungan sebenarnya.

Kenapa Gita bisa menang..? kalau anda bandingkan kandidat lain siapa yang bisa menolak kandidat yang ganteng, pinter, gaul dll… para Ibu dan cewek pasti termehek mehek…. cuma Jokowi saja yang bisa sedikit diatas.. yang lain sih pasti lewat…

Advertisements

Debat kusir calon Gubernur Jakarta Foke VS Jokowi

Kemarin malam saya mendengarkan debat calon Gubernur DKI jakarta, sangat memuakkan… yang menarik adalah dari wakil calon gubernur…

Nara sangat rasis… tetapi saya yakin memang di setting seperti itu untuk dapat mengingatkan warga Jakarta bahwa mereka akan dipimpin oleh seorang cina… Nara memulai pertanyaan dengan menyelipkan kata “haiyaaa…” dan sebagai teman mata sipit (karena matanya sendiri juga sipit).

Settingan ini sepertinya berhasil membuat ahok emosi dan membalas dan mengatakan incumben “tidak becus” sehingga terlihat sangat kurang ajar terhadap Nara yang lebih tua. Bahkan Ke kurang ajarannya ahok berlanjut ketika pertanyaannya di jawab oleh Foke.

Kalau melihat hal ini saya melihat kubu Foke bisa dikatakan menang… Ahok dapat menjadi “beban” bagi Jokowi untuk memenangkan pemilihan gubernur.

Masalah isi debat… mohon maaf…  baik Foke maupun Jokowi… keduanya omong kosong dan merendahkan intelektualitas masyarakat Jakarta…

Jokowi VS Foke mana yang saya pilih..?

Sebagai salah satu pendukung Faisal basri, saya sekarang agak bingung mau milih yang mana antara Jokowi dan Foke… Tapi saya tidak mau golput… jadi saya harus memilih salah satu yang terbaik dari keduanya meskipun saya tidak melihat keduanya bagus… inilah yang sekarang berkecamuk di pemikiran saya saat ini..

1. Korupsi

Hal ini menjadi satu kriteria yang cukup penting ketika akan memilih pemimpin, Pemimpin yang korupsi akan membuat semuanya kacau… nah sekarang dari keduanya manakah yang tidak korupsi..? tak ada bukti, tapi kalaupun mereka berdua korupsi saya yakin bahwa Foke akan korupsi lebih besar dari Jokowi, simply karena kesempatannya memang lebih besar.

Pertanyaan saya adalah kenapa Jokowi mau jauh jauh ke Jakarta..? Saya jadi kuatir bahwa nantinya ketika beliau sudah menjadi gubernur Jakarta, mungkin kita akan memiliki pemimpin yang “lapar” yang mungkin akan lebih banyak korupsinya…

Tetapi namanya korupsi, dalam sejarah, tak ada orang yang sudah kenyang korupsi… pasti akan menjadi lebih besar dan lebih besar lagi… so siapa yang akan saya pilih dari keduanya dari segi korupsi ini… tough call… no dice..!

2. Leadership Style

Foke: Birokrat tulen, yang sudah puluhan tahun menjadi birokrat di pemerintahan, pro-pengusaha yang mau “bekerjasama” buktinya banyak mall mall di bangun. Jadi beliau ini sangat memperhatikan kepentingan para pengusaha besar dan kurang kepada masyarakat menengah-bawah dan juga kurang perhatioan entrepreneurnya.

Jokowi: Seorang pekerja keras pengusaha dan entreprenur… saya yakin perhatian akan banyak ke kalangan menegah bawah dan entrepreneur, hanya saja gaya pimpinan beliau adalah sosialis… kemungkinan besar pemukiman kumuh dan liar.. akan dilegalisasi. Dengan gaya memimpin seperti itu, saya kuatir Jakarta akan melambat perkembangan ekonominya

3. Kemampuan Mengatasi kemacetan:

kedua duanya tak bisa mengatasi kemacetan… salah satu cara mengatasi kemacetan adalah mengurangi kendaraan bermotor… Si Foke takut akan pengusaha mobil dan motor, Jokowi justru akan memperbanyak Bemo dan sepeda motor..

4. Siapa di belakang mereka..?

Foke: hampir semua partai politik… Jokowi: Gerindra dan PDIP : saya sangat trauma ketika PDIP memimpin… lihat berapa kadernya yang masuk penjara gara gara korupsi… Dari yang saya tahu, ini adalah test case dari prabowo sebelum da mencalonkan diri menjadi preseiden… Bayangkan nanti kalau prabowo / megawati mencalonkan diri jadi presiden, dan yang mendukung adalah Jokowi..

Macam macam kalau saya tuliskan akan banyak sekali… tetapi intinya.. saya sepertinya condong kepada Jokowi, mudah-mudahan beliau masih canggung kalau mau korupsi, lebih berpihak pada entrepreneur, dan pekerja… masyarakat Indonesia mudah mudahan tidak memilih PDIP / gerindra sebagai pemimpin di 2014.

Jakarta 16 Sept. 2012